Aku saat ini bagaikan bukan diriku.
50% iblis dan 50% diriku sendiri.
Bahkan aku tidak tahu arah mana melangkah.
Seperti tertutup kabut hitam pekat.
Rasanya seperti diajtuhkan dari awan.
Terbang tak jelas arah tak menentu.
Kemana saja hati ini terpecah belah.
Bahkan rasanya ingin segera berakhir.
Entah kemana larinya teman dan sahabat.
Tak kunjung datang hingga kini.
Bahkan kekasihpun terasa hambar.
Seerti memberi cinta tanpa isi.
Kadang lamunanku...
Jumat, 15 Juli 2016
Minggu, 21 Februari 2016
Ditulis oleh Unknown
Minggu, 21 February 2016
Assalamu’alaikum wr wb
Siang itu ketika saya menunggu
jemputan untuk pulang, saya melihat seorang bapak tua berjalan dengan langkah
imutnya. Bapak tua itu berjalan sambil membawa kantong plastik di tangan
kanannya. Langkah kecil yang ia lakukan, tertuju ke gerumunan orang yang ada
disekitar itu, termasuk ke arah saya.
Tuhan telah menciptakan berbagai
macam makhluk dengan segala bentuk. Kecil, besar, tinggi ataupun...
Ditulis oleh Unknown
28 December 2015
Assalamu’alaikum wr wb
Saya tidak tahu harus memulai
dari sudut yang mana. Semua terlihat sama dan ingin saya tulis untuk menjadi
memory saya dimasa yang akan datang.
Menjadi sosok yang berkesempatan
menjadi kepercayaan orang, teman atau kerabat adalah hal yang sangat berharga
bagi saya. Memiliki berbagai teman dari berbagai golongan adalah hal yang
sangat berharga juga bagi saya. Menurut saya, mereka adalah sosok...
Sabtu, 06 Juni 2015
Ditulis oleh Unknown
Hari dimana tercium suasana puasa sudah terlihat. Iya, sebentar lagi adalah bulan puasa. Bulan dimana kita harus menahan bawa nafsu, entah apapun itu. Bulan dimana penuh keberkahan, ketenangan, dan sungguh berbeda dari bulan apapun juga.
Penuh harapan - harapan indah yang aku ucapkan disetiap sujudku tatkala usai sholat. Aku berharap, semoga dibulan puasa ini, aku bisa mengurangi bahkan menghilangkan kebiasaan - kebiasaan buruk yang aku lakuin selama...
Jumat, 22 Mei 2015
Ditulis oleh Unknown
Aku kadang heran dengan sikapmu ( Mutiara Kecil ), memangnya Kita hidup untuk hari ini saja?
Kamu masih terlalu kecil untuk tahu sulitnya hidup bersosial. Kamu terlalu kecil untuk bicara tentang pernikahan atau menjadi seorang Ibu. Masih sangat jauh.
Kadang saat Kamu minta ini dan itu ada sebagian yang tidak bisa Aku turuti. Bukan berarti Aku pelit ataupun perhitungan. Kamu tahu? Kehidupanmu saat ini jauh lebih baik dari masaku dulu. Jauh lebih...
Kamis, 21 Mei 2015
Ditulis oleh Unknown
Aku tahu gak sepatutnya aku marah sedemikian. Asal kamu tahu, aku benci kebiasaan buruk itu. Setidaknya gak perlu mengucap kalau emang di endingnya jauh berbeda dari rencana. Setidaknya gak perlu ngasih harapan kalau emang semua itu gak bakal di wujudin. Kamu nuntut aku supaya bisa dapet beasiswa, tapi giliran aky minta satu hal buat menunjang usaha belajarku, kamu justru menolak. Jauh dari kalimat yang dulu kamu ucapin. Malah sekarang kamu berbalik,...
Sabtu, 16 Mei 2015
Ditulis oleh Unknown
Dear diary
Sayang, terimakasih buat semuanya. Ayah udah ngajak bunda jalan - jalan. Akhir - akhir ini, setiap hari minggu ayah selalu ngajak Bunda jalan - jalan ke suatu tempat. Dan itu biki bunda nyaman banget. Kita refresing bareng, seneng - seneng bareng, asyik pokoknya.
Sayang? Susah, senang, sedih kita harus hadapi bareng2 juga ya. Tantangan apa yang sudah ada di depan kita lewati bersama. Ayah kuat, ayah bukan orang yang suka ngeluh dan pasrah...
Rabu, 15 April 2015
Ditulis oleh Unknown
Dear Diary,
Tidur bersandar di tembok, dengan guling kesayangan tanpa boneka. Ya karena aku tidak mempunyai boneka yang bisa aku peluk.
Entah, tiba - tiba fikiranku tertuju akan suatu hal. Mungkin aku bermimpi dan sedang berandai - andai sekarang. Kamu tahu apa yang aku fikirkan? Baby.
Ya, seorang bayi. Aku sedang berandai - andai dan menyusun impian2ku untuk masa depan. Gimana ya rasanya berkeluarga, mempunyai anak dengan keharusan mengandung 9...
Sabtu, 04 April 2015
Ditulis oleh Unknown
Entah apa yang bakal aku tulis. Yang jelas aku gak suka gayamu yang som sibuk seperti itu. Kamu sibuk ngurus ini itu sampai - sampai kabar dari aku gak pernah kamu respon. Tapi giliran kamu mulai sakit, kamu mengeluh dan datang ke aku. Perhatian yang aku kasih selalu disalah artikan. Aku gak tau, aku bingung. Capek dengan pola fikiranmu.
Disaat aku gak ngasih kabar, kamu protes dan bilang kenapa gak izin, kenapa gak bilang. Dll. Tapi giliran aku...
Kamis, 12 Maret 2015
Ditulis oleh Unknown
Aku gak tahu apa yang bikin kamu bisa seperti itu. Setiap pergi sama aku, kamu selalu bilang capek, bahkan hari ini kamu sakit. Tapi, hari ini juga kamu sempat makan di luar. Apa capekmu hanya ada disaat ketemu sama aku? Sedangkan makan bersama orang lain kamu gak capek. Lama kelamaan aku lelah sama situasi yang seperti ini. Mungkin ada kalanya aku memang harus sabar ngehadapin orang seperti kamu. Dan aku harap aku bisa lebih bertahan buat kamu....
Senin, 09 Maret 2015
Ditulis oleh Unknown
08 Maret 2015
Alhamdulillah, akhirnya kita bisa sholat bersama di masjid. Sayang kamu tahu, hal yang paling bahagia adalah ketika aku bisa sholat berjamaah denganmu. Lain waktu aku ingin kamu menjadi imam lagi dalam sholatku. Sayang, mau kan jadi imam dalam sholat bunda?
Terimakasih cinta, udah jemput, udah nganter pulang. Bahkan kita makan nasi megono berasama. Untuk saat ini sosok ayah yang aku inginkan benar2 kembali. Tidak seperti kemarin. Aku...
Ditulis oleh Unknown
07 maret 2015
Entah kenapa jika teringat kebohonganmu yang kemarin, aku masih ingin marah. Aku tau itu masalah sepele dan kecil. Tapi udah berapa kali masalah semacam itu terulang - ulang. Dan seharusnya kamu tau sekecil apapun lubang yang kamu buat, jika dilakukan terus menerus akan menjadi sumur besar. Mungkin, kamu pernah berfikir seperti itu. Tapi buat memahaminya kamu kalah sama keegoisanmu. Sampai - sampai kamu menganggap itu masalah yang gak...
Sabtu, 07 Maret 2015
Ditulis oleh Unknown
Bulan ini penuh masalah. Hal yang aku takuti ternyata hadir juga. Kamu tau apa yang ku ucapin semalam?
"Yaudah bunda besok main ke ruko ya dari pada dirumah?".
Baru tadi malam kamu ngucapin hal itu, dan sekarang kamu lupa. Bahkan sekarang kamu justru bilang "ya udah dirumah aja". Kamu plinplan. Iya kamu pinplan.
Sekarang aku nunggu kamu datang. Tapi aku tahu kamu mustahil buat datang, jmpt aku. Kamu bahkan bilang "aku capek Bun, bolak balik". Apa...
Rabu, 04 Maret 2015
Ditulis oleh Unknown
Selamat malam my stars, selamat malam cinta dan selamat malam Marwan Saputra.
Entah kenapa, susah tidur dan tiba - tiba terfikirkan satu hal untuk 8 bulan kedepan. Ya, tepatnya ulang tahun kamu sayang. Penuh doa dan kasih sayang di hari itu, tapi gak cuma hari itu, sekarang pun juga bahkan setiap hari.
Sayang, kamu tahu apa yang ada difikiranku sekarang? Ya, aku berfikir untuk memberikan sesuatu di hari ulang tahunmu. Mungkin gak akan menjadi...
Minggu, 01 Maret 2015
Ditulis oleh Unknown
Kamu tau, aku cuma INGIN TAHU kabar kamu. Apa salahnya kamu balas pesan aku. Kamu anggap aku pengganggu dalam keluargamu? hanya karna aku sms manggil kamu dan tanya kamu dimana. Begitu kamu menyimpulkan aku pengganggu?. Aku baru tahu kalau kamu orang yang sangat bodoh. Kamu gak bisa membedakan antara perhatian sama penganggu. Kamu bodoh.
Sakit tahu gak, waktu perhatian kita di anggap sebagai hal yang mengganggu padahal cuma kalimat tanya dan...
Kamis, 12 Februari 2015
Ditulis oleh Unknown
Untuk yang sekian kalinya kamu basah demi aku. Melaju ditengah tengah hujan, tanpa memikirkan keadaan dirimu sendiri. Justru kamu lebih khawatir jika aku yang basah. "Bunda basah gak?" Kalimat itu selalu kamu ucap sambil menengok ke arahku. Aku sangat bersyukur dan merasa paling beruntung karena aku memiliki seseorang yang begitu mengkhawatirkanku dan selalu menuruti apa yang aku mau.
Sayang, untuk sekarang hubungan kita berjalan tanpa keributan...
Rabu, 11 Februari 2015
Ditulis oleh Unknown
Dear Ayah,
Ayah sampai mana? Belum ngasih kabar. Ayah pasti gak pakai jas hujan, kebiasaan. Ayah, kemarin sempat kita ribut karena aku yang salah. Bagaimanapun juga, ayah udah lebih dari cukup.
Terima kasih udah mau jemput dan mengantar pulang sampai rumah. Ayah kenapa jas hujannya tidak dipakai? (Karna ayah sayang bunda). Ayah tau apa yang bunda ucapin di dalam hati saat mendengar kalimat itu? Bunda bersyukur, dan semakin sadar kalau bunda gak...
Rabu, 04 Februari 2015
Ditulis oleh Unknown
Sedikit niat pun gak pernah ada di fikiranku buat ngelakuin hal bodoh semacam itu. Sungguh, aku gk pernah punya fikiram untuk hal itu yah. Sesuatu yang aku miliki sekarang, sudah lebih dari cukup. Kamu adalah yang terbaik dari semua yang terbaik. Semua yang ayah berikan udah lebih dari cukup, ayah menyayangi bunda, mencintai bunda, peduli sama bunda, perhatian, menjaga bunda, semuanya bunda temukan di dalam diri ayah. Bagaimana bisa bunda setega...
Minggu, 25 Januari 2015
Kamis, 25 Desember 2014
Ditulis oleh Unknown

Dalam sebuah hubungan memang tidak selamanya berjalan mulus. Seperti sekarang ini, buruk dan sakit. Namun yang lebih parahnya hal ini sama seperti yang lalu. Lagi - lagi bohong dan bohong.
Kamu bilang aku tidak boleh berhubungan sama cowok, aku nurut. Kamu hapus semua no.hp cowok di kontakku. Aku tidak masalah kalau itu bisa membuat hubungan...
Langganan:
Postingan (Atom)